15 Formasi Sepak Bola Lengkap

Tapi posisi dua gelandang serang dalam yang relatif lebih di depan, menyajikan kompleksitas tersebut tidak jadi sampai menimbulkan kerusakan deadly terhadap pertahanan, jika sewaktu-waktu mereka membuat kesalahan. Efektifitas peran gelandang bertahan amat beragam dalam fase di sini., karena sangat bergantung kepada kepandaiannya membaca permainan, kecepatannya bergerak, sekaligus skillnya untuk menghadang lawan.

Bukan seperti formasi Y, Formasi piramida ini lebih mantap dipertahanan karena menggunakan two pemain Anchor, satu pemain tengah, dan satu penyerang. Ketika berhadapan dengan musuh yang memiliki pressing tinggi, pemain tengah dapat membantu pertahanan dan apabila sedang melakukan serangan, pemain sedang juga dapat membantu membuat peluang untuk membantu serangan. Pemilihan teknik ini dimanfaatkan untuk menghadapi lawan yg memiliki kualitas permainan laju serta sangat baik.

Kiper juga disyaratkan pintar, percaya diri, paham kapan waktunya harus keluar sarang dan memotong umpan atau menunggu tembakan dalam gawang. Hal ini jua akan meningkatkan keterlibatan 3 pemain depan yang senantiasa dituntut untuk fasih bergerak dan memiliki kemampuan buat mengolah bola di wilayah pusat penyerangan. Van Persie dituntut untuk senantiasa terus bergerak mencari posisi terbagus untuk menerima bola. Kedua pemainFlankharus memiliki stamina lalu kecepatan yang bagus, dikarenakan selain harus membantu penyerangan dan pertahanan, kedua player Flank-lah yang paling hidup bergerak pada sisi lapangan untuk mengekspos lawan.

Sebenarnya gelandang bertahan bukan solusi nyata di pendekatan ini, karena pemain secerdas Sergio Busquets saja masih sering gagal melaksanakan tugas. Justru intimidasi dengan melempar lebih melimpah pemain ke depan sejak awal yang berperan lebih besar dalam MENCEGAH serangan balik berbahaya agar bukan terjadi. Proteksi atas serangan balik akan diberikan dengan gelandang bertahan yang diharuskan siap menutup posisi kedua fullback, tergantung di flank mana serangan balik muncuk. Bisa kita lihat disini jika ada satu lagi tugas untuk gelandang tetap, padahal di fase sebelumnya dia juga harus menginisiasi build up serangan dengan turun untuk memperlebar location sirkulasi bola. Secara tahu ataupun tidak, akhir-akhir ini kita akan lebih hampir sering mendapati sebuah tim sedang dalam problem untuk menyeimbangkan antara fase menyerang dengan fase bertahan.

Kokohnya area permainan disebabkan oleh peletakan pemain yang tepat. Formasi lain yang juga ternama dan mirip dengan formasi 4 – 2 – 4. Jika fitur paling kuat dari serangan musuh terletak di pivotnya (seringkali gelandang bertahan) baik tersebut single ataupun double pivot, kita bisa mengunci dua gelandang serang kita agar terus dekat dengan mereka. Jika ternyata area flank yang menjadi kekuatan primer lawan, kita juga sanggup menggeser gelandang serang kita untuk memperkuat area tersebut guna membantu wingback. Peran dua pemain ini di dalam variasinya nanti bisa aja menjadi sangat rumit, serupa kompleksitas peran gelandang tetap dalam skema empat bek.

Kiper dalam jago serupa dengan kucing, mereka menepis bola sesaat setelah meninggalkan kaki penyerang lawan. Kiper harus bisa membaca seluruh lapangan serta berkomunikasi dengan baik kepada rekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *